loading...

Senin, 26 November 2018

MotoGP Valencia 2019 Test Day 2

MotoGP Valencia 2019 Test Day 2

Kamis, 08 November 2018

Suzuki Jimny 2018 | First Impression | GridOto

Suzuki Jimny 2018 | First Impression | GridOto

Wuling Cortez 1.8 AMT Luxury - Start Up, Lamp, MID, Head Unit, AC



Wuling Cortez 1.8 AMT Luxury - Start Up, Lamp, MID, Head Unit, AC

20 Kelebihan Wuling Confero S Yang Tidak Dimiliki Rivalnya

20 Kelebihan Wuling Confero S Yang Tidak Dimiliki Rivalnya

REVIEW Wuling Formo Minibus: Ada Yang Aneh | otomotifmagz.com

REVIEW Wuling Formo Minibus: Ada Yang Aneh | otomotifmagz.com

9 Cara Mudah Mengetahui Mobil Bekas Terendam Banjir

9 Cara Mudah Mengetahui Mobil Bekas Terendam Banjir

MotoGP Sepang Malaysia 2018

MotoGP Sepang Malaysia 2018

Sabtu, 11 Agustus 2018

KUALIFIKASI MOTOGP AUSTRIA 2018! Bagai Langit dan Bumi! MARQUEZ POLE, Rossi Butuh Keajaiban #14



KUALIFIKASI MOTOGP AUSTRIA 2018! Bagai Langit dan Bumi! MARQUEZ POLE, Rossi Butuh Keajaiban #14

KAMI YANG SALAH! BIKIN VINALES-ROSSI SENGSARA di MotoGP Austria, Sikap Gentle YAMAHA BIKIN TERHARU

KAMI YANG SALAH! BIKIN VINALES-ROSSI SENGSARA di MotoGP Austria, Sikap Gentle YAMAHA BIKIN TERHARU

Selasa, 24 Juli 2018

BLAK-BLAKAN! Sisa 10 Balapan Lagi,Rossi Ungkap Bisa Juara Asal...



BLAK-BLAKAN! Sisa 10 Balapan Lagi,Rossi Ungkap Bisa Juara Asal...

MOTOGP:Kembali Bikin Ulah Dengan Rossi,Ini Pernyataan Marquez Yang Bikin Panas Kuping



MOTOGP:Kembali Bikin Ulah Dengan Rossi,Ini Pernyataan Marquez Yang Bikin Panas Kuping

Selasa, 03 Juli 2018

Pedas! Finis Ke-15 di MotoGP Belanda, Marc Marquez Bilang Dani Pedrosa Enggak Punya Nyali, Maksudnya?




MotoGP.com
Dani Pedrosa (kiri) dan Marc Maruqez (kanan)



MOTOR Plus-online.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, memberikan komentar pedas terhadap rekan satu timnya, Dani Pedrosa.

Pada balapan seri kedelapan MotoGP Belanda, Minggu (1/7/2018), Dani Pedrosa mendapat hasil buruk setelah hanya finis di posisi ke-15.

Ini pun menjadi kali ketiga bagi Pedrosa untuk finis di belakang dua pebalap andalan Honda lainnya, Marc Marquez dan Cal Crutchlow (LCR Honda).

Marquez sendiri sukses keluar sebagai pemenang balapan MotoGP Belanda, sementara Crutchlow finis di posisi keenam.


Menanggapi hasil yang diraih oleh rekan satu tim sekaligus kompatriotnya tersebut, Marc Marquez menyebut bahwa Dani Pedrosa tengah kehilangan motivasi.

"Dani sedang melalui sebuah situasi yang sulit. Assen adalah salah satu trek di mana dia mengalami kesulitan terbesar karena kondisi fisiknya," kata Marquez dikutip dari Motorsport.

"Tetapi dengan motor kami, Anda tidak mungkin menjadi cepat jika tidak punya motivasi. Motor kami sangat tidak stabil, jadi Anda harus mengendarainya dengan keberanian," ucap dia menambahkan.

Dani Pedrosa saat ini masih diliputi ketidakpastian setelah kehilangan posisi di Repsol Honda pada kejuaraan MotoGP musim depan.


Meskipun diisukan akan bergabung dengan tim satelit Yamaha yang baru, pebalap yang dijuluki The Little Spaniard tersebut masih menutup mulut dan enggan memberi komentar apapun.

Adapun dari pihak Yamaha menjanjikan keputusan soal tim satelit mereka akan segera diumumkan.



Jumat, 29 Juni 2018

BOS YAMAHA-Lin Jarvis Penasaran Lihat Dani Pedrosa Geber Motor Yamaha



BOS YAMAHA-Lin Jarvis Penasaran Lihat Dani Pedrosa Geber Motor Yamaha

MOTOGP:WADUH! Valentino Rossi Bawa Kabar Buruk Jelang GP Belanda 2018



MOTOGP:WADUH! Valentino Rossi Bawa Kabar Buruk Jelang GP Belanda 2018

Marc Marquez Tumbangkan 'Raja Assen' Belanda Valentino Rossi ?



Marc Marquez Tumbangkan 'Raja Assen' Belanda Valentino Rossi ?

NEW HONDA Ace CB125cc Motor Sport Dengan Harga Terjangkau



NEW HONDA Ace CB125cc Motor Sport Dengan Harga Terjangkau

Minggu, 17 Juni 2018

Terbakar !! Full Race MotoGP Catalunya 2018 Barcelona Seru Banget !!



Terbakar !! Full Race MotoGP Catalunya 2018 Barcelona Seru Banget !!

Senin, 11 Juni 2018

Bocor, Yamaha YZR-M1 yang Dipakai Valentino Rossi Karena Jorge Lorenzo, Kok Bisa?




Twitter/Toisports
Valentino Rossi raih posisi ketiga


GridOto.com - Pindahnya Jorge Lorenzo ke Ducati membawa masalah besar untuk Yamaha.

Sejak MotoGP musim 2017 Yamaha menghadapi masalah setting ban.

Ban tidak bisa mensupport power yang dihasilkan motor.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales enggak pernah tampil stabil.


Tahun ini kurang baik dibanding musim lalu untuk Rossi dan Vinales.

Enggak tahunya masalah yang menimpa Valentino Rossi karena Jorge Lorenzo.

"Lorenzo termasuk pembalap yang mengembangkan Yamaha YZR-M1. Lorenzo pindah ke Ducati, Yamaha menghadapi krisis," beber Alex Debon kepada Marca.com.

Jorge Lorenzo punya peran yang besar menentukan settingan kaki-kaki.

"Jorge pembalap yang sensitif terhadap setting sok dan penentuan ban. Ini bakat yang dia miliki," kata Debon yang pernah jadi mentor Jorge Lorenzo di GP250 dan Ducati.

Jorge Lorenzo pembalap yang halus.

Pengereman dan buka gas dilakukan secara lembut oleh Lorenzo.

Tingkat sensitifnya tinggi terhadap problem sok dan ban.

Lorenzo meraih Juara Dunia MotoGP tiga kali bersama Yamaha.

Dari 2008-2010 dan 2013-2016 Lorenzo rekan setim Rossi.



Minggu, 10 Juni 2018

Mengharukan... di tendang yamaha, Untung Hafizh syahrin di tampung KTM pada musim 2019



Mengharukan... di tendang yamaha, Untung Hafizh syahrin di tampung KTM pada musim 2019

VIDEO Rossi balapan di sentul (1997)



Rossi balapan di sentul (1997)

Hanya Valentino Rossi Yang Punya Selebrasi Kemenangan Paling Gokil dan Unik Di MotoGp



Hanya Valentino Rossi Yang Punya Selebrasi Kemenangan Paling Gokil dan Unik Di MotoGp

Kamis, 07 Juni 2018

Lorenzo Positif Gabung Repsol Honda Jadi Rekan Marquez

Lorenzo Positif Gabung Repsol Honda Jadi Rekan Marquez

Senin, 04 Juni 2018

Misterius, Honda Punya Motor Lebih Kencang Ketimbang MotoGP, Katanya Jelek dan Bikin Capek




Faisal/GridOto
Ilustrasi, Honda RC213V di Indonesia CBR Race Day 2017





Otomania.com - Ducati memang terkenal dengan motornya yang bisa berlari kencang.

Tapi ternyata ada lho motor yang lebih kencang yang dipakai pembalap MotoGP, yakni milik Honda.

Catatan waktunya saja melebihi yang ditorehkan motor HondaMotoGP.

Melansir dari sportrider.com September 2016, keberadaan motor misterius ini diungkapkan Shuhei Nakamoto, Vice President HRC.

Sang jurnalis yang berpapasan dengan bos ramah tersebut mendapat informasi mengejutkan.


Padahal awalnya ia ingin bertanya soal winglet, yakni kenapa Dani Pedrosa enggak pakai winglet.

Nakamoto lantas bertanya balik.

"Kenapa Anda pikir Dani enggak pakai winglet di motornya?" kata Nakamoto.

"Saya tidak tahu," jawab sang jurnalis. "Kenapa?"

"Sini, biarkan saya mengatakan sesuatu yang Anda enggak tahu," ucap Nakamoto.


"Lebih dari 20 tahun lalu di Honda, kami membangun motor dengan yang secara aerodinamika sangat sempurna."

"Kami mengetesnya di Suzuka dan waktunya lebih cepat 1 detik daripada motor yang biasa kami pakai balap...lebih dari sedetik," papar Nakamoto.

"Satu detik lebih cepat? Itu luar biasa," ucap jurnalis.

"Dan apakah Anda pernah menurunkannya di balapan? Saya enggak pernah liat atau bahkan mendengarnya," lanjut jurnalis.

"Tak ada satupun kecuali insinyur Honda yang melihatnya," ungkap Nakamoto.


"Dan tidak. motor ini enggak pernah dibalapkan karena enggak mungkin balapan dengan motor tersebut," jelas Nakamoto masih menyisakan teka-teki.

Enggak mungkin itu yang ditegaskan Nakamoto.

"Enggak, karena setelah satu lap, pengendaranya akan selesai," ujarnya mengacu pada kondisi fisik pengendaranya.

"Motor tersebut hyper-physical untuk pembalap. Ya, motornya cepat, sangat kencang lebih dari sedetik dari yang kami punya. Tapi enggak ada pembalap yang bisa mengendarainya lebih dari dua lap."

"Dan ngomong-ngomong, motornya adalah motor terjelek yang pernah saya lihat dalam hidup saya," lanjut Nakamoto sambil tertawa.


Jatuh Saat Race Bikin Marquez Kelewat Kesal Dengan Para Penonton di Italia, Ini Sebabnya




Twitter / @box_repsol
Marc Marquez tengah mempersiapkan diri di MotoGP Italia



MOTOR Plus-online.com - Marc Marquez sebelumnya tetap tenang menghadapi berbagai tingkah fans dari Italia yang sangat mengintimidasinya.

Maklum, persaingan Marquez dengan Valentino Rossi membuat para penonton ikut terbawa.

Marquez mendapatkan banyak ejekan dan intimidasi lain selama di Italia.

Awalnya Marquez tetap tenang hingga momen jatuhnya Marquez saat race menjadi titik balik.


Setelah jatuh Marquez jadi kelewat kesal dengan para penonton di Italia.

Penyebabnya adalah sorakan penonton yang menggila dan kesenangan saat melihatnya terjatuh.

"Saya sangat heran kenapa mereka merayakan kecelakaan seorang pembalap lebih meriah daripada kemenangan pembalap lainnya," buka Marquez.

"Saya tidak tahu berapa banyak orang yang merayakan kecelakaan saya hari ini. Tentu saya merasa sangat sedih karena kami mengambil banyak resiko saat berada di dalam lintasan," tambahnya.


"Ini sangat aneh dan saya baru merasakannya kali ini di olahraga seperti balap," lanjut Marquez.

Marquez juga menegaskan kalau hal seperti itu dijanjikan tidak akan dilakukan oleh para pendukungnya.

Yup, meskipun dia sedang bermain di Catalunya yang merupakan home base dari fans Marquez.

"Sejak tahun 2015 dan 2016 saya selalu bilang ke para fans untuk menghargai pembalap lain karena itu penting," tegas Marquez.

"Saya bilang pada mereka, jika kalian ingin merayakan kesusahan pembalap lain lakukan dalam hati tidak perlu diungkapkan," tutupnya.


Minggu, 03 Juni 2018

Berita Duka: Benny Djatiutomo Meninggal, Tunner dan Tokoh Balap Motor Indonesia





Istimewa
Benny Djatiutomo (Kiri)



MOTOR Plus-online.com - Tunner dan pemilik balap motor Indonesia, Benny Djatiutomo, meninggal dunia malam ini (2/6/2018).

Kabarnya sudah beredar di group Whatsapp Paddock Balap Motor beberapa waktu yang lalu.

"Benar mas Benny meninggal. Saya sudah kontak orang terdekat almarhum," beber Hokky 'Duck' Krisdianto, mantan pembalap Star Motor malam ini.

Sekitar awal 2000 Star Motor didirikan Benny.



Star Motor jadi rumah pengembangan motor balap dan tim balap motor nasional plus tim balap Asia yang didirikan Bedu, panggilan akrab Benny Djatiutomo.

Star Motor yang bermarkas di Sentul, Jawa Barat, banyak melahirkan Juara Nasional road race Indonesia.

Rafid Poppy, Hokky, Harlan Fadhilah, dan Ahmad Jayadi mencicipi Juara Nasional di tangan Benny.

Star Motor tim balap Indonesia yang pertama dikontrak khusus perusahan minyak Malaysia, Petronas.

Prestasi Benny mengangkat pembalap nasional di balapan Asia sudah enggak terhitung.

Denny Triyugo, Harlan Fadhilah, Sudharmono, Wawan Hermawan, M Fadli, dan Dimas Ekky Pratama pernah jadi pembalap membawa nama tim Star Motor di balap Asia.

Informasi dari beberapa sumber Benny yang lulus dari Fakultas Teknik Atmajaya ini meninggal setelah kelelahan adventure trail hari ini.

Kabar terakhir jenazah almarhum di semayamkan RS Perta Medika, Sentul.

Selama jalan Mas Benny!



Pantes Motor Jorge Lorezo Sangat Kencang Di MotoGp Italia 2018, Ada Yang Aneh Di Motornya

Pantes Motor Jorge Lorezo Sangat Kencang Di MotoGp Italia 2018, Ada Yang Aneh Di Motornya

Marquez Kepleset!! Full Race MotoGP Mugello Italy 3 Juni 2018

Marquez Kepleset!! Full Race MotoGP Mugello Italy 3 Juni 2018

Minggu, 27 Mei 2018

details Yamaha Exciter 155 VVA 2018 | Yamaha MX Kinh 155 VVA 2018 | Mich Motorcycle

details Yamaha Exciter 155 VVA 2018 | Yamaha MX Kinh 155 VVA 2018 | Mich Motorcycle

NEW YAMAHA SMAX 155cc Facelift Siap Dilaunching

NEW YAMAHA SMAX 155cc Facelift Siap Dilaunching

ALL NEW HONDA SUPER CUB 125FI 2018

ALL NEW HONDA SUPER CUB 125FI 2018

Matic Baru Yamaha Dengan Harga Terjangkau Resmi Diluncurkan, Lihat Tampilannya Keren Dan Futuristik

Matic Baru Yamaha Dengan Harga Terjangkau Resmi Diluncurkan, Lihat Tampilannya Keren Dan Futuristik

AKHIR TRAGIS PEDROSA!! Bos Honda Pilih BOCAH 20 TAHUN INI Jadi Rekan Setim Marquez Di MotoGP 2019!

AKHIR TRAGIS PEDROSA!! Bos Honda Pilih BOCAH 20 TAHUN INI Jadi Rekan Setim Marquez Di MotoGP 2019!

HEBOH!! HANYA RIDER dengan Motor ini yang Bisa Lawan Keg4nasan Marquez dengan Hondanya Tahun Depan

HEBOH!! HANYA RIDER dengan Motor ini yang Bisa Lawan Keg4nasan Marquez dengan Hondanya Tahun Depan

Minggu, 20 Mei 2018

🔴Live Full Race MotoGP Le Mans Prancis 20 Mei 2018

🔴Live Full Race MotoGP Le Mans Prancis 20 Mei 2018

Rabu, 09 Mei 2018

BUKAN MARQUEZ!! CASEY STONER Blak-Blakan BONGKAR Sosok Dibalik Keberhasilan Honda di MotoGP 2018!

BUKAN MARQUEZ!! CASEY STONER Blak-Blakan BONGKAR Sosok Dibalik Keberhasilan Honda di MotoGP 2018!

HEBOH!Marquez Sebut Yamaha Telah Kehilangan Pembalap Terbaik Mereka

HEBOH!Marquez Sebut Yamaha Telah Kehilangan Pembalap Terbaik Mereka

Mau Ketawa Takut Dosa, KOCAK!! Dovi Salah Ambil Motor Usai Crash Jerez di Motogp Spanyol 2018

Mau Ketawa Takut Dosa, KOCAK!! Dovi Salah Ambil Motor Usai Crash Jerez di Motogp Spanyol 2018

Motogp 2018 - Akhirnya!! Yamaha siap kehilangan Valentino Rossi

Motogp 2018 - Akhirnya!! Yamaha siap kehilangan Valentino Rossi

Minggu, 06 Mei 2018

FULL RACE MOTOGP JEREZ SPANYOL 6 MEI 2018

FULL RACE MOTOGP JEREZ SPANYOL 6 MEI 2018

Perbedaan Motor Rossi Dan Vinales Di Motogp 2018

Perbedaan Motor Rossi Dan Vinales Di Motogp 2018

PENAMPAKAN NYATA!! Motor YAMAHA M1 Rossi Jadi Bulan-Bulanan DUCATI dan HONDA di MotoGP Qatar 2018

PENAMPAKAN NYATA!! Motor YAMAHA M1 Rossi Jadi Bulan-Bulanan DUCATI dan HONDA di MotoGP Qatar 2018

Tingkah Konyol Marquez Bikin Rossi Ketawa Terbahak

Tingkah Konyol Marquez Bikin Rossi Ketawa Terbahak

SALAH SIAPA?? INILAH KRONOLOGI BIG CRASH MotoGP Jerez Spanyol 2018 Antara Lorenzo-Dovizioso-Pedrosa!

SALAH SIAPA?? INILAH KRONOLOGI BIG CRASH MotoGP Jerez Spanyol 2018 Antara Lorenzo-Dovizioso-Pedrosa!

Sabtu, 28 April 2018

Kembali Terjadi Duel Antara Adik Marquez VS Murid Rossi di Moto2 Austin 2018

Kembali Terjadi Duel Antara Adik Marquez VS Murid Rossi di Moto2 Austin 2018

Jumat, 27 April 2018

TAK SADAR DIREKAM!!! INILAH Selebrasi Rossi Bila tak di depan Kamera TV Motogp Qatar, BIKIN GREGET!

TAK SADAR DIREKAM!!! INILAH Selebrasi Rossi Bila tak di depan Kamera TV Motogp Qatar, BIKIN GREGET!

Akhirnya ! Pedrosa Hengkang Dari Honda ???

Akhirnya ! Pedrosa Hengkang Dari Honda ???

NASIB TR4GIS!! Ditolak Suzuki, Lorenzo Terancam Keluar dari MotoGP Musim Depan

NASIB TR4GIS!! Ditolak Suzuki, Lorenzo Terancam Keluar dari MotoGP Musim Depan

Selasa, 24 April 2018

Tak Kunjung Perpanjang Kontrak, Dovizioso Bakal Balikan Sama Honda?




Twitter / @DucatiMotor
Andrea Dovizioso





Otomotifnet.com - Andrea Dovizioso, Pembalap Pabrikan Ducati, akhirnya berkomentar mengenai kelanjutan tim asal Italia tersebut.

Dovi mengatakan bahwa dirinya tidak mau terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait masa depannya sebagai pebalap MotoGP.

"Saya cukup pandai mengelola hal-hal ini. Merupakan pemikiran logis bahwa hal itu (kontrak) akan lebih baik kalau berjalan ke arah yang berbeda," kata Dovizioso yang dikutip BolaSport.com dari Tuttomotoriweb.

"Namun, setiap orang melakukan apa yang menurut dia benar. Kami terus berbicara (masalah kontrak), kami akan lihat," ujar pebalap yang akrab disapa Dovi itu.



Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, akhirnya buka suara perihal kelanjutan kontraknya bersama tim pabrikan Borgo Panigale, Italia, itu.

Meski MotoGP 2018 sudah berlangsung tiga seri, Andrea Dovizioso masih belum kunjung bisa menentukan masa depannya di Ducati.

Padahal pembalap top lain yakni Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Maverick Vinales sudah memperpanjang kontrak bersama tim masing-masing.

Selain kontrak Dovizioso, tim Ducati juga dipusingkan dengan kontrak Jorge Lorenzo yang akan habis pada akhir tahun ini.



Ducati dikabarkan bakal ngotot mempertahankan Dovi pada musim depan.

Hal itu tidak lepas dari performa apik yang ditampilkan Dovi sejak musim lalu.

Ducati akan menunggu keputusan dari Andrea Dovizioso sampai seri balap Italia di Mugello.

Saat ini, selain Ducati, tim lama Dovizioso, Repsol Honda, juga dilaporkan tertarik merekrut dia kembali.


Ayah Jorge Lorenzo Semprot Johann Zarco Yang Bilang Rossi Tendang Marquez




autosport.com
Johann Zarco dikabarkan tanda tangan konrak dengan KTM



MOTOR Plus-online.com - Insiden yang terjadi antara Valentino Rossi dan Marc Marquez saat MotoGP Malaysia tahun 2015 kembali diungkit Johann Zarco.

Usai apa yang terjadi saat balapan MotoGP Argentina dua pekan lalu, hubungan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez kembali memanas.

Pada sesi jumpa pers dengan media, Johann Zarco kembali menyinggung Sepang Clash dengan mengatakan bahwa Valentino Rossi menendang Marc Marquez.

Pernyataan pembalap berkebangsaan Prancis itu lantas memancing komentar dari ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo, via akun Twitter.

"Kaki Rossi tidak pernah terlepas dari platform, jadi tidak ada tendangan," tulis Chico Lorenzo dalam akun Twitter miliknya, @chicolorenzo.

"Saya melihat semua video yang harus saya tonton dan setiap kali saya harus melihat mereka (video). 'Tendangan' itu hanya ada dipikiran para anti Rossi. Tidak ada tendangan, itu adalah gerakan menendang lutut, sesuatu yang baru saja menabrak lututnya."

Chico Lorenzo menegaskan bahwa dirinya tidak sepenuhnya membela Valentino Rossi, namun dia hanya ingin permainan yang adil.

"Dalam balapan, hal-hal kotor adalah alasan pengusiran. Keamanan itu suci. Saya tidak membela Rossi atau membenarkannya."


"Saya membela permainan yang adil dan keamanan pebalap. Dan saya menentang pebalap kotor yang membahayakan keamanan rival atau mencuri hasilnya langsung dengan memadamkan mereka," ujar Chico.

Sepang Clash adalah awal mula dari perseteruan antara pebalap tim Movistar Yamaha dan Repsol Honda tersebut.

Bahkan saat itu Rossi menuduh Marc Marquez membantu Jorge Lorenzo yang kala itu sedang bertarung dalam perburuan gelar juara dunia.


Kok Bisa Valentino Rossi Kedodoran Lawan Suzuki? Begini Tanggapannya..




Twitter/YamahaMotoGP
Valentino Rossi dan kru tim Movistar Yamaha



MOTOR Plus-online.com - Bukan hanya gagal meraih podium di MotoGP Amerika 2018 tapi Valentino Rossi juga kalah dari Andrea Iannone, pembalap tim Suzuki.

Suzuki bangkit dari keterpurukan setelah mendapat dua podium di tiga balapan pertama ini setelah sebelumnya menjalani satu musim tanpa podium.

Ternyata hal ini membuat Valentino Rossi sedikit khawatir.

Pasalnya, bukan hanya kalah bertarung, tapi catatan waktu antara Andrea Iannone dengan The Doctor cukup jauh.


Valentino Rossi terpaut 2,883 detik dari pembalap Suzuki Ecstar itu.

Dilansir dari GPone.com, terkait hal itu, Valentino Rossi pun memberi tanggapannya.

"Mereka telah banyak berkembang, terutama dalam hal keluaran tenaga dan elektronik," kata Valentino Rossi.

"Mereka memiliki dua pembalap yang kuat, kupikir mereka akan sering memberi kami masalah karena mereka bagus dan bekerja dengan baik," tambahnya.


Perkembangan Suzuki Ecstar sebenarnya tidak hanya mengancam tim Yamaha, melainkan pabrikan lain juga akan tersaingi.


Senin, 23 April 2018

8 Fakta tak terduga usai Marquez menang MotoGP Amerika 2018 #AmericasGP

8 Fakta tak terduga usai Marquez menang MotoGP Amerika 2018 #AmericasGP

LOH KOK BISA..? Sempat Berseteru, Marquez Malah Sebut Ada Peran Rossi Dibalik Kemenangannya

LOH KOK BISA..? Sempat Berseteru, Marquez Malah Sebut Ada Peran Rossi Dibalik Kemenangannya

Finis ke-4, Rossi Komentari Kemenangan Marquez

Finis ke-4, Rossi Komentari Kemenangan Marquez

Viral!!! GAK TERIMA, VINALES HAMPIR RIBUT SAMA MARQUEZ | BERITA MOTOGP

GAK TERIMA, VINALES HAMPIR RIBUT SAMA MARQUEZ | BERITA MOTOGP

Jumat, 20 April 2018

Buka Pameran Otomotif di Kemayoran, Sepatu yang Dipakai Presiden Jokowi Bikin Gagal Fokus




Instagram/@hendra_ns
Presiden Jokowi memakai sneaker karya anak bangsa di pameran Otomotif, Kemayoran, (19/04/2018)



MOTOR Plus-online.com - Event pameran otomotif yang digelar di Kemayoran dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.

Orang nomor satu Indonesia itu memberikan sambutan dan meresmikan pameran otomotif pada Kamis (19/4/2018).

Setelah memberi sambutan dan membuka acara, Jokowi lalu berkeliling meninjau berbagai kendaraan yang dipajang di area tersebut.

Jokowi menumpang mobil golf ditemani Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Ada yang menarik dari penampilan Jokowi saat berada di Kemayoran.

Saat berkeliling, Jokowi terlihat tampil unik dengan jaket denim Peta INDONESIA, namun juga memakai sepatu produk lokal karya anak bangsa.

Berasal dari kota Bandung, Jokowi membelinya secara langsung saat mengunjungi pameran sepatu Jakarta Sneaker Day, (3/3/2018).

Sneaker yang dibeli Jokowi itu adalah salah satu artikel sepatu Saint Barkley yang diberi nama Coatbridge Dark Green.


Diunggah dari Instagram @saintbarkley, memiliki dominan warna campuran hitam dan hijau, sepatu kece ini dibelinya untuk mendukung penuh produksi karya anak bangsa.



Kompas.cpm/Ihs
Presiden Joko Widodo saat membeli sepatu di Jakarta Sneaker Day di Mal Senayan City, Jakarta, Sabtu



Sepatu produksi dalam negeri tersebut dibelinya seharga Rp 380 ribu.

Dalam berbagai kesempatan, Jokowi memang terlihat nyaman mengenakan pakaian santai berpadu dengan jaket denim dan sneaker.

Wah, Pak Jokowi benar-benar tampil gaya dan enggak mau kalah sama anak muda, keren kan bro...


Insiden MotoGP Argentina Makin Melebar, Salah Satu Pembalap Minta Dorna Ubah Aturan




Twitter/aleixespargaro
Cara balap Petrucci yang agresif membuat kesal Aleix Espargaro.



MOTOR Plus-online.com - MotoGP Argentina ternyata menyisakan kekecewaan bukan hanya untuk Valentino Rossi, tapi pembalap lain.

Puncak masalah adalah saat insiden senggolan Marc Marquez dengan The Doctor.

Kecaman dituai Baby Alien atas insiden di Termas de Rio Hondo berapa waktu lalu.

Selain dua pembalap papan atas, ada pembalap lain yang merasa dirugikan yakni Aleix Espargaro.


Espargaro melontarkan kemarahannya usai balapan melalui twitter pribadinya.

Pasalnya Aleix Espargaro yang ditabrak Marc Marquez juga merasa ditabrak lebih keras oleh Danilo Petrucci.

Kini, Aleix Espargaro meminta perubahan aturan di MotoGP, tapi hal ini merupakan sebuah sindiran keras.

Dilansir Crash.net, Aleix Espargaro melontarkan pendapatnya mengenai aturan yang loyo di MotoGP Argentina kemarin.


"Apa lagi yang perlu dia lakukan untuk dapatkan black flag," ujar Aleix Espargaro mengomentari apa yang dilakukan Marc Marquez.

Menurut Aleix Espargaro, apa yang dilakukan Marc Marquez seharusnya sudah cukup untuk membuatnya mendapat black flag.

"Hilangkan black flag dari aturan, karena kita sudah tidak menggunakannya," sindir Aleix Espargaro.

"Pemborosan untuk mengangkutnya ke seluruh balapan, kami tidak membutuhkannya," tambahnya.


Aleix Espargaro merasa kejadiannya dengan Marc Marquez bukan sebuah sentuhan semata.

"Marc Marquez menabrakku, dia 25 km/jam lebih cepat, itu bukan sekadar senggolan," ujarnya.

Aleix Espargaro mengingatkan mengenai MotoGP 2005 yang berbeda dari sekarang ini.

"Lorenzo di Jepang keluar dari balapan karena dia menabrak Alex de Angelis," kata Aleix Espargaro.


"Dia tidak agresif saat itu, dan dia dipenalti dengan pelarangan satu balapan," tambahnya.

Aleix Espargaro menuntut ketegasan dari aturan mengenai bendera yang ada di MotoGP.

"Bendera harus dipakai, blue flag dikeluarkan saat ada yang lebih cepat darimu, yellow flag untuk kecelakaan, dan black flag untuk aksi berlebihan," kata Aleix Espargaro.

"Jadi jika kita punya black flag, harusnya dipakai," tambahnya.


Senin, 16 April 2018

Jika Regulasi Ini Diterapkan di MotoGP, Tim Ducati Siap-siap Rugi Banyak




MCN
Kru tim Ducati



MOTOR Plus-online.com - Balap MotoGP kian menarik bukan hanya persaingan para pembalapnya.

Beberapa regulasi yang dibuat juga memunculkan polemik.

Seperti tim Ducati yang tengah harap-harap cemas soal peraturan baru.



Pabrikan asal Italia ini sebelumnya merasa seperti ditusuk dari depan ketika aturan winglet akhirnya dilarang di musim 2017.

Meskipun akhirnya menemukan alternatif pengganti winglet yakni dengan aero package atau aero fairing, nasib komponen itu masih terombang-ambing.

Tetap jadi pro dan kontra soal aero fairing yang dipakai di musim 2017 hingga awal 2018 ini.


Terlebih lagi dengan begitu banyaknya bentuk yang berbeda tiap tim, regulasi aero fairing dirasa masih sangat kurang.

Setelah pelarangan winglet di musim 2017 lalu, sepertinya Ducati akan kembali mendapat tusukan kedua.

Sebuah pertemuan yang digelar oleh Motorcycle Sport Manufacturers Association (MSMA) di Argentina kemarin menjadi pertanda dibungkamnya Ducati.


Persoalannya, berdasarkan pemberitaan Speedweek.com, KTM membuat usulan mengenai pembekuan pengembangan aerodinamika.

Tak hanya itu, KTM menyarankan untuk mundur selangkah dengan membersihkan semua winglet dan berbagai macam panel aerodinamika lain.

Lebih buruknya lagi bagi Ducati, banyak pabrikan lain tidak terlalu keberatan dengan hal ini.

Honda dan Suzuki setuju dengan usulan tersebut, sementara Aprilia dan Yamaha masih berada di pihak netral.


Akan tetapi, keputusan MSMA harus bulat, jadi usulan itu belum disetujui dan masih akan kembali dibahas di Texas, Amerika Serikat.

Bila benar terjadi, nasib Ducati bisa kacau nih.


Ini Alasan Lorenzo Beri Dukungan Penuh Kepada Rossi Tentang Konflik Panasnya Dengan Marquez

Ini Alasan Lorenzo Beri Dukungan Penuh Kepada Rossi Tentang Konflik Panasnya Dengan Marquez

Video Viral !! Bukti Video Penonton Ini Semakin Jelas Marquez Jatuhkan Rossi Dengan Sengaja?

Bukti Video Penonton Ini Semakin Jelas Marquez Jatuhkan Rossi Dengan Sengaja?

Termas Clash Bikin Panas! Marc Marquez dan Valentino Rossi Diskors Satu Sesi di MotoGP Amerika



Twitter.com/MotoGP
Marc Marquez dan Valentino Rossi setelah insiden MotoGP Argentina 2018



MOTOR Plus-online.com - Di hari Kamis (20/4) pada press conference jelang MotoGP Argentina pekan depan tidak akan ada wajah Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Padahal biasanya wajah kedua pembalap hampir selalu ada di konferensi pers jelang Grand Prix.

Hal itu dilakukan untuk menurunkan tensi antara kedua pembalap dan beberapa pihak lain.

Sementara ini, press conference hanya akan dihadiri tiga pembalap yakni Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, dan Johann Zarco.


Kedua pembalap (Rossi dan Marquez) tetap diberi kesempatan berbicara di depan pers.

Namun mereka hanya biasa bicara di depan booth timnya masing-masing.

Marc Marquez sendiri adalah penguasa Circuit of the America (COTA) di Austin, Texas.

Pembalap Repsol Honda ini menyapu bersih semua balapan MotoGP di sirkuit ini sejak 2013.

Absennya empunya sirkuit ini tentu saja agak berbeda dengan biasanya.


Selasa, 10 April 2018

Pengamat MotoGP: Insiden MotoGP Argentina Bikin Orang Tahu Siapa Marquez, Dia Telah Kerasukan




gpone.com
Pengamat MotoGP, Carlo Pernat



MOTOR Plus-online.com - Gelaran balap MotoGP Argentina benar-benar bikin geger dunia.

Bagaimana enggak, balap sekelas MotoGP bisa ternoda oleh insiden-insiden tabrakan dan kacaunya start lomba.


MotoGP Argentina 2018 menyisakan cerita di dunia balap bahwa sejarah bisa terulang kembali.

Kejadian 'titan clash' pada tahun 2015 bisa saja terulang kembali di 2018 setelah apa yang dilakukan Marc Marquez.

Tentu saja hal ini membuat pembalap tim Repsol Honda ini mendapat kecaman dari berbagai pihak.


Salah satunya adalah dari pengamat MotoGP Carlo Pernat, bahkan dirinya memberi sebutan pada Marc Marquez.

"Marc Marquez telah kerasukan," kata Carlo Pernat seperti dikutip GPone.com.

"Kamu tidak bisa mengerti apa yang akan dia lakukan," ujarnya.

Carlo Pernat mengamati apa yang terjadi di MotoGP Argentina dan tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan Marc Marquez.


Selain itu, Carlo Pernat juga melihat adanya ketidakadilan pada penalti yang diberikan pada Marc Marquez.

"Dia menabrak Aleix Espargaro dan hanya mendapat penalti turun satu posisi," ujar Carlo Pernat.

"Mereka memberi penalti dengan penalti 30 detik, tapi siapa yang memberi poin pada Valentino Rossi?" tambahnya.

Seperti yang sudah terjadi, Valentino Rossi awalnya berada di posisi 6 sebelum dibuat terjatuh oleh Marc Marquez.


Lalu pada akhirnya Valentino Rossi hanya bisa finish di posisi 19 tepat di belakang posisi Marc Marquez yang mendapat penalti 30 detik.

Jikalau Valentino Rossi tidak terjatuh di lap 22 itu, besar kemungkinan Valentino Rossi bisa mendapatkan 9 atau 10 poin.


Minggu, 01 April 2018

Update Rem Blong Jorge Lorenzo, Bos Ducati Bilang Ada Bukti Pemasangan yang Bodoh




gp-inside.com
Michele Pirro dan Jorge Lorenzo



MOTOR Plus-online.com - Masalah rem yang dialami Jorge Lorenzo di MotoGP Qatar terus menjadi sorotan.

Davide Tardozzi, Manager Team Ducati Corse angkat bicara mengenai hal ini.

Ducati terus bekerjasama dengan Brembo selaku pemasok rem untuk mencari akar masalahnya.

"Kami telah mengembalikan seluruh sistem pengereman yang bermasalah ke Brembo untuk dianalisis. Kami menunggu hasilnya," ucap Tardozzi.


Saat analisis sedang dilakukan ada sebuah kabar menyebutkan ada bukti kesalahan pada pemasangan.

Namun, dengan tegas Tardozzi meyakinkan kalau itu adalah bukti yang tidak benar.

"Dari sisi kami, kami mengesampingkan masalah saat pemasangan. Karena itu adalah bukti yang bodoh," ucapnya sambil tertawa.



motoblog.it
Davide TardozziAnalisis sementara yang dilakukan Ducati adalah adanya keausan yang tidak normal pada rem.


"Seperti yang saya jelaskan, ada keausan yang tidak normal pada rem. Dan itu tidak dapat kami jelaskan. Sama seperti part lain, sistem pengereman juga punya batas pemakaian," katanya.

Sekarang ini fokus Tardozzi bukan hanya terpaku pada masalah rem.

Sebab, masalah pada motor Lorenzo bukan hanya pada rem saja.


Baper Sama Motornya, Valentino Rossi Ingin Yamaha Segera Panggil Spesialis Ini




Twitter/MotoGP
Valentino Rossi di perayaan podium MotoGP Qatar 2018



MOTOR Plus-online.com - Valentino Rossi, Juara MotoGP sembilan kali di semua kelas 'memaksa' timnya untuk mengejar kurang kompetitifnya Yamaha dalam masalah elektronik.

Sistem elektronik membuat Yamaha masih belum bisa menemukan performa terbaiknya, terutama untuk traksi ban belakang.

Beberapa waktu lalu, The Doctor bahkan dengan gamblang bilang bahwa Ducati dan Honda jauh unggul di bagian elektronik.

Yamaha ketinggalan jauh deh pokoknya.


Honda bisa menyusul Ducati yang sukses menaklukkan sistem elektronik Magneti Marelli dengan mendatangkan Filippo Tosi.

Kontribusi Filippo Tosi membuat performa RC213V di bahwa kendali Marc Marquez sangat kompetitif.

Dilansir dari Tuttomotoriweb, pembalap asal Tavullia ini meminta Yamaha segera datangkan ahli elektronik yang andal.

Untuk Valentino Rossi, bisa jadi sudah agak lumayan ya sobat GridOto.

Tapi coba lihat sang rekan, Maverick Vinales, yang sampai saat ini masih kesulitan dengan YZR-M1 2018.


Rabu, 28 Maret 2018

Video Wajib Lihat !! Perang Bintang.. Kawasaki Serpico Diadu Sama Honda NSR 150SP, Kencang Mana?




Instagram/@billydjoung
Kawasaki Serpico Diadu Bareng Honda NSR 150





MOTOR Plus-online.com - Penggemar motor sport legendaris bermesin 2-tak pasti penasaran.

Bukan apa-apa, duel motor yang tampil ini bisa dibilang perang bintang.

Bagaimana enggak, motor yang diadu adalah motor sport 2-tak150 cc dengan performa terbaik

Seperti dilihat dari akun Instagram @billydjoung berikut ini.

Kawasaki Serpico 150 diadu dengan Honda NSR 150SP dan NSR 150R.

Di awal start, Serpico 150 langsung ngacir beberapa meter di depan.

Trek lurus membuat balapan nampak tegang karena duo NSR 150 terus mengejar.

Ditengah-tengah, Serpico nampak kehabisan napas dan duo NSR sukses mengambil alih.


Wah duo NSR 150 yang dari awal terus mengejar bisa melewati Serpico 150.

Penasaran dengan aksi ketiga motor itu? Simak videonya berikut ini...







Sumber






loading...