loading...

Selasa, 23 Januari 2018

HONDA CB XL 125 '77 - SALATIGA : BOARDTRACKER






Honda trail legendaris klasik CB XL 125 ceplokan ’77, merupakan master piece kustom andalan BNJ Work Shop yang diempui seorang Beny Nugraha Djati. Dirupa full estetik dengan unggahan konsep boardtracker tulen, all out frame, body work serta detailingnya diunggah berhand made process.



Tampak gawangan rangka diolah dari koalisi tubular seamless pipe penampang satu dan tiga perempat dim, membentuk konsep rangka hard tail dengan keunikan konstruksi traingle hard tail frame yang bisa dibongkar pasang.

Dukung roh retro, fork didesain atraktif berleaf spring style, lengkap dengan setang mini beach bar serta head lamp unik bertampilan mengerucut berpemanis grill.



“Lantas pasangan kaki-kakinya kuracik jinjang sexy bermodal pasangan pelek almu 21 inch mencekik karet ban berkembang salur klasik,” tunjuk peminang pasangan tromol berpenampang diameter gede ini.

Lanjutkan aksi, body work diolah simple namun detail bareng aplikasi tail fender serta fuel tank yang menggantung back bone. Mengimbanginya, sebidang single seat plat diinstal bermulti link mono suspension.

Terunik, finishing touchnya terolah sexy dimana di ujung triangle hard tail, ujung fuel tank serta under triple Tnya terlapis krom di sela-sela guyuran red paint.

“Yoi guys, aku kudu melapis krom total, sebelum kuproses painting,” puas pengunggah nama Pati Geni ini. l tim

SPEK KUSTOM :
BAN : Swallow S201 Sprinter 3.00-21, PELEK : V-Rossi, TROMOL : Honda CB200, MASTER/KALIPER BLK : Nissin, KARBU : NSR SP, BUILDER : BNJ Work Shop, Salatiga.



Senin, 22 Januari 2018

Yamaha Ternyata Masih Jual Bebek 2-Tak, Powernya Lampaui MX-King!


Yamaha 125ZR yang dijual di Malaysia




Yamaha 125ZR yang dijual di Malaysia




 Regulasi emisi yang semakin ketat, membuat keberadaan motor berjenis 2-tak semakin sedikit keberadaannya.

Di Indonesia, pabrikan yang cukup lama bertahan dengan mesin 2-tak seperti Kawasakipun, akhirnya harus rela menghentikan produk Ninja series 2-tak mereka yang legendaris.

Namun, rupanya Yamaha Malaysia hingga saat ini masih menjual motor dengan jenis mesin 2-tak, yakni Yamaha 125ZR.

Lebih istimewa lagi, Yamaha 125ZR tersebut ternyata tersedia dalam livery MotoGP.

Yamaha 125ZR merupakan varian bebek atau moped, dengan mesin 2-tak berkubikasi 125 cc.





Yamaha 125ZR yang dijual di Malaysia



Meski berkubikasi 125 cc, namun mesin 2-tak nya mampu menghasilkan power sebesar 12,8 kW (17,4 PS) / 8.000 rpm, dan torsinya 16,1 Nm / 7.500 rpm.

Power tersebut bahkan lebih besar dari Jupiter MX-King 150 yang powernya 11,3 kW (15,3 PS) / 8.500 dan torsinya 13,8 Nm / 7.000 rpm.

Mesin 2-tak memang terkenal punya power yang meledak-ledak, sehingga enak diajak ngebut.


Sayangnya sensasi membetot gas motor 2-tak tidak bisa lagi dirasakan pada motor-motor baru yang ada di Indonesia.



Ini Komponen Yang Gampang Rusak di Kawasaki Ninja Z250







Kawasaki Z250 2015
Yang mau merawat type motor sport seperti Ninja Z250 FI keluaran Kawasaki ini sebenarnya tidaklah rumit.

Hal ini disampaikan Onk atau akrab disapa Chu Onk Owner dari bengkel Surya Sakti Kencana (SSK) Motorsport di Jl. Pekayon.

Ia mengaku secara teknis dalam merawat Ninja Z250 ini tidaklah sulit, bahkan hampir sama seperti motor-motor pada umumnya.

"Kalau mayoritas Kawasaki Z250 memang buat harian dan turing saja. Jadi mainya enggak terlalu ekstrem juga," kata Onk kepada GridOto.com di Bekasi, Minggu (21/1).


Namun, lanjut Onk, ada sisi rentan yang yang sangat harus diwaspadai bagi para penunggang Kawasaki Z250 ini sob.

"Jika bisa sering-sering ganti oli yang rutin, BBM minim pertamax. Terus Kalau mau ganti knalpot sebaiknya pasang piggyback fuel adjuster jangan setting Throttle Possition Sensor (TPS)," pesannya.

"Jika rusak TPS tidak bisa dibeli terpisah harus satu set dengan trotle body dan itu sangat mahal sampai Rp 4 juta," katanya lagi.

Mahal juga ya sob.


honda CG125, motor honda tanpa rantai keteng








Dimana-mana, produksi motor rata-rata masanya 10 tahun sebelum discontinue atau muncul penggantinya yang lebih modern.

Itu cuma rata-rata, sebab ada juga yang masa produksinya melebihi 10 tahun!

Salah satu contohnya adalah motor ini Sob, masa produksinya sudah 43 tahun lho...

Ayo ngaku deh, pasti banyak Sobat GridOto yang kalah tua sama Honda CG125 ini!

Punya bentuk yang mirip-mirip dengan Honda CB125, tapi Honda CG125 ini punya beberapa perbedaan di sektor mesinnya.

Berbeda dengan mesin Honda CB yang menggunakan Overhead Camshaft (OHC), mesin Honda CG125 menggunakan Overhead Valve (OHV).

Pada mesin OHV, camshaft alias noken as posisinya malah ada di area silinder, bukan pada head silinder seperti motor-motor pada umumnya yang berkonstruksi OHC, baik SOHC maupun DOHC.



world.honda.com
Ilustrasi mesin OHV Honda CG125, rantai keteng diganti push rod


Sumber

Apa Rasanya Lambretta Dicekokin Mesin Ninja? Pasti Kaya Dijambak..




Pecinta skuter jadul 2-tak kayak Vespa dan Lambretta pasti menyukai kecepatan, tak jarang performa mesin standar dirasa kurang memuaskan.

Tak terkecuali untuk Lambretta dengan modifikasi ekstrem yang satu ini
Tanpa kompromi, mesinnya diganti dengan milik Kawasaki Ninja 2-tak.

Diluar mesin yang sudah diganti, terlihat sektor kaki-kaki yang juga sudah diperkuat dengan rangkaian komponen yang siap untuk mengakomodasi tenaga yang dikeluarkan oleh mesin barunya


Shockbreaker belakang menggunakan tipe tabung dari Showa, swing arm-nya pun sudah tak terlihat menggunakan milik Lambretta, begitu pula dengan shock depannya.


Velg retro khas Lambretta berganti velg racing dengan ban lebar berkembang sporty.

Penyalur tenaga mesin pun berganti dengan rantai setelah kaki-kaki rampung diperkuat.

Dengan tenaga yang jauh lebih besar dari mesin aslinya, sektor pengereman pun diperkuat dengan dua buah rem cakram di depan dan belakang.

Untuk melengkapi, sistem gas buang pun dipermanis dengan knalpot karbon.


Wah ini baru yang namanya Lambretta 'jahat', alamat kencang abis nih Sob.



Dibanding Yamaha RZR dan Suzuki RGR, Ternyata Honda NSR Motor 2 Tak Paling Bengis, Ini Faktanya



IST
Honda NSR150R

Menutup tahun 1993, Honda Sales Operation, Astra International, memperkenalkan Honda NSR150R.

Saat itu dahsyat banget, Honda masih punya image produsen 4-Tak.

Namun sekali meluncurkan 2-Tak, langsung membenamkan berteknologi paling bengis.

Harga jual NSR150R juga lumayan mahal buat kelas sport 2 tak.


Saat itu Suzuki RGR150SS dan Yamaha RZR dibandrol Rp 4,9 jutaan.

Sementara banderol NSR150R mnyentuh angka Rp 7 juta.

Pada 1995, harga NSR150R melonjak jadi Rp 8,465 juta.

NSR150R dibekali Mesin 150 cc bertenaga 31 dk, mengalahkan Yamaha RZR 135 cc dengan 21 dk dan Suzuki RGR150SS 25 dk.

Teknologi RC Valve pada lubang buang, dikontrol secara elektronis.

Putaran mesin sudah bertenaga sejak motor digeber dari putaran bawah.

Performa juga dijamin stabil karena sudah dilengkapi pendingin air (liquid cooled).

Paling asyik, bodinya keren dan mengundang decak kagum pecinta motor sport Honda

Sayang populasi motor ini enggak begitu banyak.


HOME MOTOLIFE Kawasaki W175 Jadi Tren, Apakah Yamaha Bakal Ikut Jualan Motor Berkonsep Klasik? Ini Penjelasannya





Kawasaki W175


 Beberapa bulan lalu, Kawasaki Motor Indonesia merilis Kawasaki W175.

Yap, motor berkonsep retro klasik itu dinilai kurang diminati masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, Kawasaki W175 ternyata menjadi bidikan bikers.

Dengan hadirnya motor klasik tersebut, apakah pabrikan lain termasuk Yamaha berniat ikut menjualnya?

Disinggung soal hal tersebut, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) rupanya punya penilaian sendiri.

"Fairing dan naked paling tiga hingga empat persen, cafe racer (klasik) pun ada peminatnya, tapi apakah jumlah (pasarnya) cukup untuk dimakan ramai-ramai?," ujar Eddy Ang, Deputy GM marketing YIMM, seperti dikutip dari Kompas.com.

Eddy tak menampik bahwa segmen klasik retro di Indonesia kembali mengeliat, namun jumlah pasarnya yang masih kecil membuat Yamaha belum akan menyasar segmen tersebut.

Selain itu karakter mayoritas konsumen Indonesia saat ini masih menjadikan motor sebagai sekedar alat transportasi dan bukan sebagai penunjang gaya hidup.

"Seberapa besar sih pengunaan motor yang untuk show off? Saat ini 70 hingga 80 persen masih berdasarkan alasan fungsional," tutupnya.

Wah! BMW Motorrad Siapkan Matik Bongsor 350 Cc, Bakal Hadang Laju NMAX dan PCX Nih





BMW C 400 X


Beberapa waktu lalu, BMW Motorrad merilis BMW G 310 GS.

Motor bergenre adventure itu ternyata bukan yang terakhir karena BMW juga siap melepas matik bongsor terbaru.

Kabarnya, motor itu akan hadir dari genre scooter matik dengan mesin kecil, menyesuaikan pasar Indonesia. Scooter itu berkode BMW C 400 X.

"Kode motornya itu C 400 X, saya tidak bisa ngomong time (waktu)-nya ya, Dinantikanlah," ujar Joe Frans, CEO Maxindo Moto, Agen Pemegang Merek BMW Motorrad Indonesia.

Skutik bongsor itu pernah ditampilkan di ajang EICMA (pameran motor terbesar di dunia) yang diselenggarakan di Milan, Italia, pada 2017.

Rencananya scooter itu akan diluncurkan di Indonesia di semester kedua tahun ini.

"Kami kan ada lagi yang digadang nanti mungkin semester kedua itu ada satu produk lagi yang engine-nya juga kecil," ujar Joe, Sabtu (20/01/2018).

"Yaitu scooter (skuter matik), produk ini sudah dipamerkan di EICMA tahun 2017," lanjut Joe, pria yang hobi dengan fotografi dan turing ini.

Menurut kabar BMW C 400 X dibekali mesin 350 cc full injeksi, 1 silinder, dengan transmisi CVT gearbox serta digital engine control and ASC.

Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 34 dk @7.500 rpm, serta torsi maksimal 35 Nm @6.000 rpm.

Mengenai harga, BMW Motorrad Indonesia belum bisa membocorkan nominal untuk pasar Indonesia.

Sebelumnya, BMW sudah pernah merilis skutik ke market Indonesia dengan kapasitas lebih besar seperti BMW C650 Range, Sport dan GT.


Fakta! Bukan Varian Motor Honda, Ini Motor Bebek 150 cc Paling Laris









Yamaha MX King.

Dibanding motor matik atau sport, motor bebek memang mulai ditinggalkan.
Tapi jangan salah, sepanjang tahun 2017 lalu motor bebek 150 cc ini ternyata paling laris.
Yamaha MX King tercatat menjadi bebek sport berkubikasi 150 cc paling laris sepanjang 2017.

Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) mencatat sepanjang Januari hingga November, ada 56.849 unit MX King yang terjual di seluruh Indonesia.

Jumlah ini mengalahkan perolehan penjualan dari tiga pesaing MX King, yaitu duet Honda Sonic dan Supra GTR, dan andalan Suzuki, Satria FU.

Dalam periode yang sama, penjualan Sonic hanya mencapai 31.186 unit, disusul Supra GTR dengan 19.646 unit, dan Satria di urutan terakhir dengan 14.040 unit.

Bila menggunakan data gabungan, perolehan penjualan duet Honda ternyata juga belum sanggup melampaui perolehan MX King.


Sebab, bila angka milik Sonic dan Supra GTR digabungkan, jumlahnya hanya 50.832 unit.

Sepanjang 2017, penjualan MX King tercatat memang selalu menjadi yang terbanyak setiap bulannya.

Status ini makin mengokohkan MX King sebagai "raja" di segmen bebek sport 150cc sejak pertama kali muncul.

Sejak awal 2015, penjualan MX King di segmen bebek sport 150 cc selalu paling tinggi.

Di tahun pertamanya saja, bebek penerus generasi Jupiter MX 135 ini mampu memperoleh penjualan sampai 135.816 unit hanya dalam waktu 10 bulan.

Walapun di 2016 angkanya menurun menjadi hanya 68.785, penjualan MX King tetap tercatat selalu lebih tinggi dibanding para pesaingnya.



loading...